KEHAMILAN

Cara Melahirkan Normal yang Benar, Tanpa Jahitan dan Tanpa Rasa Sakit

Cara Melahirkan Normal yang Benar, Tanpa Jahitan dan Tanpa Rasa Sakit
Melahirkan buah hati yang dinanti-nantikan adalah proses yang penuh perjuangan. Ada banyak tips yang disarankan untuk membantu agar proses persalinan dapat dilalui dengan lebih nyaman buat Mamy dan bayi. Meski tak semua saran cocok untuk setiap Mamy, namun mengetahuinya lebih dulu bisa cukup membantu. Rasa sakit memang tak terhindarkan, namun kebanyakan Mamy dapat melahirkan normal tanpa jahitan yang benar, lancar, dan tanpa rasa sakit. Jadi, cobalah juga untuk bisa menikmatinya.
  1. Persiapkan diri sebaik mungkin.
    Ikuti kelas prenatal, jika mungkin ajaklah juga Papy. Serap berbagai informasi tentang tahap dan proses melahirkan dari bidan, ibu Mamy , teman atau saudara yang sudah berpengalaman, juga dari internet dan berbagai sumber bacaan.
     
  2. Yoga.
    Ikuti kelas yoga untuk Mamy hamil. Melakukan yoga dapat menenangkan sekaligus menguatkan tubuh dalam persiapan melahirkan. Namun berhati-hatilah karena yang paling aman hanyalah yoga khusus untuk Mamy hamil.
     
  3. Pijat.
    Pijat juga dapat melenturkan otot yang tegang atau kaku. Mintalah Papy untuk belajar teknik memijat ini dalam kelas prenatal, agar dapat membantu menjelang persalinan. Sentuhan pijat Papy saat persalinan akan sangat membantu menenangkan.
     
  4. Lakukan senam  Kegels.
    Senam Kegels secara teratur banyak membantu saat persalinan kelak. Senam Kegels akan membuat otot dasar panggul menjadi kuat, sehingga mengejan saat persalinan menjadi lebih efektif. Senam Kegels dapat dipelajari di kelas prenatal.
     
  5. Teknik bernapas.
    Bernapas dengan perlahan dan fokus, dapat menenangkan. Napas yang dalam, perlahan dapat mengalihkan perhatian Mamy dari rasa sakit. Teknik bernapas menjadi lebih cepat sesuai dengan progres persalinan.
     
  6. Banyaklah bergerak. 
    Posisi tubuh yang mengarah ke atas, seperti berdiri, duduk, berjalan, berdansa dengan perlahan, serta gerakan squat perlahan akan memberi tarikan gravitasi sehingga membantu bayi mengarah ke bawah dan memudahkan ia keluar. Gerakan squat sangat mudah dipelajari, Mamy dapat dengan mudah menemukan referensinya di internet.
     
  7. Nyamankan ruang bersalin.
    Bagi kebanyakan ibu hamil, ruang yang temaram dan hening menjelang persalinan akan membuat tenang dan fokus. Jika mungkin gunakan aroma terapi seperti lavender atau eucaliptus yang bisa membuat lebih tenang dan nyaman.
     
  8. Kehadiran Papy. Adanya Papy yang mendampingi dan memberi sentuhan, pelukan serta semangat akan membuat proses mengejan lebih efektif.
     
  9. Berpikir positif dan fokus.
    Sampaikan pesan-pesan positif bagi diri sendiri, katakan pada diri sendiri, “saya bisa dan sanggup melakukannya” atau “sebentar lagi buah hatiku akan berada dalam pelukanku” dan bayangkan hal-hal yang indah bersama si Kecil dan Papy.
     
  10. Percaya diri.
    Pastikan bahwa Mamy tahu tentang tahap-tahap melahirkan dengan mengingat hal-hal yang sudah dipelajari sebelumnya, namun bersikaplah rileks, jika ternyata ada hal-hal yang tidak sesuai dengan harapan atau bayangan semula. Semua kelahiran pasti punya cerita masing-masing, asalkan semua baik-baik saja tentunya tidak masalah ya.
     

Sumber

http://www.to daysparent.com/pregnancy

http://www.ju stmommies.com/pregnancy/labor

Share This Article:

ARTIKEL BERDASARKAN USIA KEHAMILAN

Mamy, ingin tahu berbagai informasi sesuai usia kehamilan Mamy? Klik penanda usia di bawah ini ya!