10 Langkah Higienis Mengganti Popok

10 Langkah Higienis Mengganti Popok

Sebagai Mamy baru tentunya sebagian besar Mamy belum pernah mengganti popok bayi. Tenang saja Mamy akan segera terbiasa karena sebulan pertama si Kecil akan mengganti popok sekitar 10 kali sehari. Tapi apa yang perlu Mamy tahu seputar ganti popok ya? Yuk simak dibawah ya:

  1. Mamy perlu kantong plastik ukuran kecil untuk menutup popok bekas pup rapat-rapat sebelum dibuang. Biasanya ini belum terpikirkan saat awal, jadi Mamy akan sibuk saat membuangnya.
  2. Jangan terpaku ukuran popok. Ukuran popok memang dibedakan menurut berat badan si Kecil. Namun di samping berdasarkan berat badan, Mamy mungkin bisa memilih ukuran yang lebih kecil atau lebih besar berdasarkan tinggi badan, lingkar Terkadang ada bayi dengan berat badan yang sama tetapi yang satu lebih tinggi dan yang satu lebih montok dari satunya. Bila si Kecil lahir dengan berat badan di bawah 2,6 Kg Mamy bisa menggunakan MamyPoko Premiee. Mamy seharusnya mengganti popok si Kecil ke ukuran yang lebih besar apabila Mamy melihat popok tampak ketat sekitar pinggang dan paha, atau meninggalkan bekas kemerahan di kulit.
  3. Keluarkan lembaran tisu basah sebelum mulai mengganti popok. Siapkan 1 untuk pipis dan 3-4 lembar untuk pup. Pastikan gunakan yang non parfum dan non alkohol ya.
  4. Jika ada pup saat popok dibuka namun tidak mengenai bagian depannya, gunakan setengah bagian dari popok untuk membersihkan bercak pupnya yang masih menempel di area pantat bayi dengan sekali gosok ke arah bawah. Ini akan memudahkan pembersihan selanjutnya.
  5. Jika bayi Mamy laki-laki, setelah membuka popoknya, tutupi penisnya dengan lap (atau bisa juga dengan popok kotor yang akan dilepas), untuk menghindari pipisnya muncrat ke wajah atau badan Mamy.
  6. Jika bayi Mamy perempuan pipis, bersihkan dengan cara mengusap dari bagian depan ke arah pantat untuk menghindarinya dari infeksi saluran kemih.
  7. Biarkan bayi tanpa popok dan terpapar udara untuk beberapa menit, atau keringkandengan baik dengan cara tepuk-tepuk dengan handuk, untuk menghindarkannya dari timbulnya ruam popok.
  8. Jika bayi Mamy bayi baru lahir, hindari menutup tali pusatnya sampai tali pusat benar-benar kering, lalu lepas. Untuk keperluan ini Mamy dapat membeli MamyPoko Newborn yang ada potongan lengkung pada bagian perut, sehingga popok tidak menutupi area tali pusat.
  9. Sebaiknya jangan menaburkan bedak pada diaper atau area sensitif bayi setelah membersihkan bekas pup. Orang tua jaman dulu melakukannya dengan harapan menhindari lembab dan iritasi, namun sebenarnya hal tersebut malah menyebabkan iritasi terutama pada bayi perempuan. Penggunaan diaper yang tetap kering seperti MamyPoko sudah cukup ya Mamy.
  10. Saat si Kecil sudah mulai aktif bergerak-gerak kakinya, maka tak ada salahnya memakaikan popok tipe celana, Jangan khawatir bila popok celana terlalu ketat atau tidak nyaman bagi si Kecil, karena MamyPoko Pants Extra Soft memang sudah dirancang sedemikian rupa untuk membungkus lembut kulit si Kecil.

Semoga informasi tersebut membantu Mamy lebih mudah mengganti Popok ya dan hari-hari merawat si Kecil jadi makin menyenangkan.

Sumber:

http://www.seventhgeneration.com/pregnancy-planning

http://www.mamypoko.com/id

Share This Article:

ARTIKEL BERDASARKAN USIA KEHAMILAN

Mamy, ingin tahu berbagai informasi sesuai usia kehamilan Mamy? Klik penanda usia di bawah ini ya!