ALL

Tanda-tanda Hamil Anak Laki-laki Secara Medis

Tanda-tanda Hamil Anak Laki-laki Secara Medis

Sebenarnya tak ada yang lebih meyakinkan untuk menentukan jenis kelamin bayi selain melalui tes USG, dimana Mamy dapat benar-benar melihat kelamin si Kecil. Tapi menebak jenis kelamin bayi dalam kandungan memang sangat seru dan tak ada salahnya bila dilakukan ya. Yuk lihat apa saja sih tanda-tanda hamil anak laki-laki yang diamati dari segi medis:

  • Mamy yang tinggal bersama dengan Papy lebih cenderung memiliki anak laki-laki daripada ibu tunggal. Satu studi yang mengamati 86.000 anak yang lahir di AS antara tahun 1959 dan 1998 menemukan bahwa anak laki-laki lahir dari 51,5 persen wanita yang tinggal dengan pasangan sebelum mereka hamil, dibandingkan dengan 49,9 persen wanita yang tidak. Tak ada penjelasan mengenai hubungan secara ilmiah tinggal bersama dengan jenis kelamin, namun ternyata hal ini terjadi ya.
  • Bila saat pembuahan Mamy mengkonsumsi makanan berkalori tinggi kemungkinan Mamy bisa mengandung anak laki-laki. Satu studi menemukan bahwa mengonsumsi makanan berkalori tinggi pada saat pembuahan - dan sarapan teratur - meningkatkan kemungkinan Mamy akan melahirkan anak laki-laki. Para peneliti menemukan 56 persen wanita dengan asupan kalori tertinggi sekitar waktu pembuahan memiliki anak laki-laki, dibandingkan dengan hanya 45 persen di antara wanita dengan asupan kalori terendah. Pendapat tersebut dihubungan dengan fakta bahwa anak laki-laki memerlukan lebih banyak kalori daripada anak perempuan.
  • Apakah Mamy makan lebih banyak selama kehamilan, kalau iya mungkin saja hal tersebut adalah tanda-tanda Mamy hamil anak laki-laki. Satu studi melacak diet calon ibu dan menemukan bahwa wanita yang mengandung anak laki-laki memakan kalori sekitar 10 persen lebih banyak daripada mereka yang mengandung anak perempuan. Semua protein ekstra, karbohidrat dan lemak menambahkan hingga sekitar 200 kalori ekstra sehari. Mengapa nafsu makan lebih besar? Peneliti menduga testosteron yang dihasilkan oleh janin laki-laki bisa mengirim sinyal kepada Mamy untuk makan lebih banyak. Dan itu bisa menjelaskan mengapa umumnya bayi laki-laki cenderung lebih besar saat lahir dibandingkan bayi perempuan.
  • Tak menyukai beberapa makanan, bahkan yang tadinya sangat disukai. Peneliti mengatakan bahwa semakin seorang Mamy menghindari suatu makanan, semakin enggan semakin besar kemungkinan Mamy tersebut kemungkinan hamil anak laki-laki. Tingkat keengganan Mamy terhadap suatu makanan dihubungkan dengan sistem perlindungan alami tubuh untuk melindungi janinnya yang sedang tumbuh karena kondisi janin laki-laki yang lebih rentan dari janin perempuan.
  • Mamy menderita diabetes gestasional. Penelitian telah menemukan bahwa ibu hamil mengandung anak laki-laki lebih beresiko mengalami diabetes gestasional yaitu kondisi kehamilan yang ditandai dengan glukosa darah yang lebih tinggi dari biasanya.Belum ada penjelasan ilmiah mengenai hubungan kondisi Mamy dengan jenis kelamin bayi, namun temuan ini didukung oleh lebih dari satu penelitian yang salah satunya dilakukan oleh American Diabetes Association dan dirilis tahun 2015.

Jika Mamy ingin mengetahui jenis kelamin bayi agar dapat mempersiapkan banyak hal maka sebaiknya Mamy melakukan USG kehamilan. USG menggunakan gelombang suara frekuensi tinggi yang bisa memberi gambaran bayi dalam rahim dan organ reproduksi Mamy. Biasanya USG untuk mengintip jenis kelamin si Kecil dilakukan antara minggu ke-18 hingga ke-20 di usia kehamilan.

Selain USG, ciri-ciri hamil anak laki-laki juga bisa dideteksi dengan melakukan tes darah Mamy hamil. Namun, tes ini memakan biaya yang lumayan. Oleh karena itu, prosedur ini hanya dilakukan di laboratorium khusus saja, bukan digunakan secara komersil.

Share This Article:

ARTIKEL BERDASARKAN USIA KEHAMILAN

Mamy, ingin tahu berbagai informasi sesuai usia kehamilan Mamy? Klik penanda usia di bawah ini ya!